Bersama Bintang
Aku berharap semuanya kembali
Sebagai bukti ku tiada bermimpi
Sekian lama…
Ku tenggelam dalam kelam pekat
Ku berharap bila ini mimpi
Kutetap bisa terbangun
Walau harus lalui perjalanan sunyi
Aku tak ingin memaksakan siapapun
Tuk mengerti aku
Namun ku ingin mengatakan
Aku tengah melawan perasaanku sendiri
Memerangi gejolak pedih sepi
Dan rasa takut disana
Kusadari,
Ku telah menjadi bunga layu tanpa seri
Kupu kupu indah dengan sayap patah
Burung yang kehilangan kicaunya
Bintang kecil dengan sinar yang redup
Hingga anginpun berhenti bertiup
Tiada ingin menyapa ku lagi
Semua meninggalkan diriku
Hari hariku dipenuhi tanda tanya
Semua begitu samar terasa
Ketika pagi terasa asing ku temui
Ketika senja menjelma misteri
Dan bintang malam terasa asing sinarnya
Semua membuatku tak menentu
Membuatku hanya dapat terdiam
Terpaku menanti jawab
Dan pagi ini uraian kata menyentakku dalam kelam
" bangkit ".
Jangan terpuruk dengan keadaan !
Yakini apa yang telah teryakini
Fahami keyakinan itu
Sungguh satu keyakinan atau hanya sebuah harapan ?
*Ku tiada berani menjawab
Tegar dan beranilah menerima kenyataan sepahit apapun
*Kan kucoba
Ternyata masih ada bintang malam disana
Yang selalu memperhatikan dari kejauhan
Datang merentang tangan
Memeluk erat inginku tentang sebuah jawab
Mencoba memadamkan gelora sunyiku
Lewat hangat pancaran sinar kasihnya
Menjanjikan sebuah harapan baru
Bersama menyibak segala yang samar
Ada senyum terukir disana meski gelisah masih terasa
Entah mengapa…
Senyum membias begitu saja tanpa terpaksa terukir
Kita yang telah lama memeluk sepi
Kini berharap mimpi kebahagiaan mengisi
Saatnya untuk tegar
Menyambut esok penuh tawakal
Akan dapatkah kembali ku meniti hari ?
***
" Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:
" Kami telah beriman", sedang mereka tidak di uji lagi ?
Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka,
maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan yang
dusta ".
( QS Al Ankabut : 2-3 ) ".
May 9th, 2008 at 1:12 am
dan aku…
yang sedang menantikan harapan baru…
dengan segala pertanyaanku,
bilakah terjawab ?